Sekilas Bank Yudha Bhakti

Mulai memasuki industri perbankan Indonesia sejak tanggal 9 Januari 1990 berdasarkan Akta nomor 68 tanggal 19 September 1989 oleh Amrul Partomuan Pohan, S.H,LLM, notaris di Jakarta, kemudian diubah dengan Akta nomor 13 tanggal 2 November 1989 dari Notaris yang sama. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor C2-10215.TH.01.01. Th.89 tanggal 7 November 1989. Ijin usaha diberikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor 1344/KMK.013/1989 tanggal 9 Desember 1989 dan ijin operasi sebagai Bank Umum diberikan oleh gubernur Bank Indonesia dengan surat persetujuan No.22/1017/UUPS.PS60 tanggal 20 Desember 1989.

Pada awalnya saham Bank Yudha Bhakti hanya dimilki oleh Induk/Pusat Koperasi TNI dan POLRI, namun dalam perjalannya kepemilikan saham Bank Yudha Bhakti juga dimiliki oleh pihak swasta lainnya. Pada tahun 1998 dengan komposisi kepemilikan Induk/Pusat Koperasi TNI dan POLRI sebesar 51 % dan swasta lainnya 49 %.

Untuk menyesuaikan dengan UU No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, maka tanggal 3 November 2008 anggaran dasar Bank dirubah seluruhnya dengan Akta No.02 oleh Ny. Pudji Redjeki Irawati, SH, notaris di Jakarta Pusat, yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-06842.AH.01.02 Tahun 2009 tanggal 11 Maret 2009.

Seiring dengan perkembangan bisnis, dan juga dalam rangka menghadapi tantangan serta peluang usaha dimasa mendatang, melalui Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 8 Juni 2011 telah diputuskan adanya peningkatan Modal Dasar Bank dari Rp150.000.000.000,- menjadi Rp300.000.000.000,-, yang tertuang dalam akta nomor 18 tanggal 8 Juni 2011 yang dibuat dihadapan Agung Iriantoro, SH.MH, notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor AHU- 33597.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 5 Juli 2011.

Modal Disetor sampai akhir Desember 2011 berjumlah Rp148.444.000.000,- yang terdiri atas 148.444 lembar saham @ Rp1.000.000,00. Modal disetor ini mengalami pertumbuhan organik yang bersumber dari keuntungan yg di-investasikan kembali sebagai stock devidend sejumlah Rp5.775.000.000,- atau sebesar 4,05 % dari modal disetor tahun 2010.

Tambahan Modal Dasar dan Modal Disetor telah mendapat persetujuan Bank Indonesia melalui surat No. 13/46/DPB1/TPB1- 5/Rahasia tanggal 24 November 2011 perihal Tambahan Modal Dasar dan Modal Disetor PT Bank Yudha Bhakti.

 alt

alt

Komitmen yang kuat dan langkah yang sinergis dari para pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh jajaran karyawan mampu menempatkan dan membawa Bank Yudha Bhakti untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Hingga akhir Desember 2011 Bank Yudha Bhakti telah memiliki 1 Kantor Pusat, 1 Kantor Data Center, 6 Kantor Cabang, 20 Kantor Cabang Pembantu dan 4 Kantor Kas yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatera.

Template Modified by S-FIVE Art Work Studio www.graphicdesign.sfivestudio.com - http://www.sfivestudio.com